Oleh : Della Avrilia Tadulima : Ketua HMPSF – Farmasi Universitas Pelita Ibu
SOROPIA – KONAWE, Q2LII NEWS — Himpunan Mahasiswa Program Studi Farmasi (HMPSF) Universitas Pelita Ibu melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Soropia, Kabupaten Konawe, pada 6–8 November 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu kefarmasian, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Mengusung semangat kolaborasi dan pengabdian, HMPSF terlibat dalam sejumlah agenda, meliputi promosi dan sosialisasi Program Studi Farmasi di SMAN 1 Soropia, bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat, kegiatan penanaman mangrove, serta partisipasi aktif dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Program Studi Farmasi melalui pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran di luar kampus dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan tanggung jawab sosial.
Promosi dan Sosialisasi Farmasi: Mengenalkan Dunia Kefarmasian kepada Generasi Muda
Salah satu agenda HMPSF adalah melaksanakan promosi dan sosialisasi Program Studi Farmasi di SMAN 1 Soropia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan pendidikan tinggi kefarmasian kepada para siswa sekaligus memberikan gambaran mengenai ruang lingkup ilmu farmasi, prospek pendidikan, dan peluang pengembangan karier di bidang kesehatan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa HMPSF berkesempatan berbagi informasi dan pengalaman mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi, khususnya dalam bidang kefarmasian.

Sosialisasi ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan bahwa ilmu farmasi tidak hanya berkaitan dengan obat-obatan, tetapi mencakup berbagai bidang, seperti pelayanan kefarmasian, farmasi bahan alam, teknologi sediaan farmasi, farmakologi, serta pengembangan dan pemanfaatan bahan alam untuk kesehatan.
Melalui pendekatan edukatif dan komunikatif, HMPSF berharap dapat menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap bidang kefarmasian serta memberikan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Bakti Sosial: Berbagi dan Menguatkan Kepedulian terhadap Sesama
Tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, HMPSF Universitas Pelita Ibu juga melaksanakan bakti sosial melalui pembagian sembako kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus implementasi nilai kemanusiaan yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa.
Pembagian sembako diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan lingkungan sosial.
Bagi HMPSF, kegiatan berbagi bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi pembelajaran mengenai empati, solidaritas, gotong royong, dan tanggung jawab mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat.
Penanaman Mangrove: Mahasiswa Farmasi Peduli Kelestarian Ekosistem Pesisir
Komitmen HMPSF terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui kegiatan penanaman mangrove di wilayah Soropia.
Kegiatan ini menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir yang memiliki peran penting bagi keberlanjutan lingkungan. Mangrove diketahui memiliki fungsi ekologis sebagai pelindung kawasan pantai dari abrasi, habitat berbagai organisme, serta pendukung keseimbangan ekosistem pesisir.
Keterlibatan mahasiswa Farmasi dalam kegiatan ini memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan tidak hanya terbatas pada manusia, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan lingkungan.

Lingkungan yang terjaga merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung kualitas kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, penanaman mangrove menjadi pengalaman pembelajaran yang menghubungkan kepedulian kesehatan, keberlanjutan lingkungan, dan tanggung jawab generasi muda.
Melalui kegiatan ini, HMPSF ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi kehidupan generasi sekarang dan mendatang.
Terlibat dalam PkM Dosen: Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Selain menjalankan program kerja organisasi, HMPSF juga mengambil bagian dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh dosen Program Studi Farmasi Universitas Pelita Ibu.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlibat dalam mendukung pelaksanaan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Keterlibatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung penerapan ilmu kefarmasian dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kolaborasi dosen dan mahasiswa tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara kegiatan akademik, pengembangan kompetensi mahasiswa, dan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat memperoleh kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.
Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam kegiatan PkM dosen merupakan kesempatan untuk belajar tentang komunikasi dengan masyarakat, pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien, serta pentingnya profesionalisme dan etika dalam bidang kesehatan.
Ketua HMPSF: Kolaborasi Mengajarkan Mahasiswa untuk Hadir dan Memberikan Manfaat bagi Masyarakat
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Farmasi (HMPSF) Universitas Pelita Ibu, Della Avrilia Tadulima, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 6–8 November 2026 merupakan pengalaman penting bagi seluruh anggota HMPSF.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pelaksanaan program kerja organisasi, melainkan bentuk pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian, membangun kebersamaan, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.
Ia mengungkapkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan dosen menjadi salah satu kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Farmasi tidak hanya belajar di dalam ruang kelas, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata. Mulai dari sosialisasi pendidikan, berbagi melalui bakti sosial, menjaga lingkungan melalui penanaman mangrove, hingga terlibat dalam pemeriksaan kesehatan gratis bersama dosen, semuanya memberikan pengalaman dan pembelajaran yang sangat berarti bagi kami”
Lebih lanjut, Della menyampaikan bahwa kegiatan kolaboratif seperti ini mampu membangun rasa tanggung jawab dan solidaritas antaranggota organisasi. Mahasiswa juga belajar bahwa pengabdian membutuhkan kerja sama, komunikasi, kepedulian, dan komitmen bersama.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada masa mendatang dengan jangkauan masyarakat yang lebih luas.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Apa yang kami lakukan selama tiga hari di Soropia menjadi langkah awal untuk terus membangun HMPSF yang aktif, progresif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan. Kami ingin kehadiran mahasiswa Farmasi benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.
Tiga Hari Pengabdian, Satu Semangat untuk Memberikan Dampak
Rangkaian kegiatan HMPSF Universitas Pelita Ibu di Soropia pada 6–8 November 2026 memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, kegiatan sosial, dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan promosi dan sosialisasi menjadi sarana berbagi pengetahuan dan inspirasi pendidikan. Bakti sosial menjadi wujud kepedulian kemanusiaan. Penanaman mangrove menjadi kontribusi terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir. Sementara keterlibatan dalam PkM dosen melalui pemeriksaan kesehatan gratis menjadi pengalaman nyata dalam mengimplementasikan ilmu kefarmasian kepada masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan ini, HMPSF Universitas Pelita Ibu menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam kegiatan internal kampus, tetapi juga produktif dalam kegiatan sosial, edukasi, kesehatan, dan lingkungan.
Tiga hari di Soropia menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kepedulian, kolaborasi, dan tindakan nyata merupakan langkah awal untuk menghadirkan perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
HMPSF Universitas Pelita Ibu – Bergerak, Mengabdi, dan Berdampak.




Leave a Reply