LIAELA, Q2LII NEWS — 09 September 2026, Suasana penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Tua Tete Manahani, Dusun Liaela, pada Rabu (09/09/2026). Anak cucu Tete Manahani berkumpul dalam kegiatan Aroha sebagai bentuk rasa syukur, doa bersama, serta mempererat hubungan silaturahmi antar keluarga besar.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut dilanjutkan dengan acara tahlilan sebagai puncak kegiatan pada pukul 15.30 WIT hingga selesai. Acara tersebut dihadiri oleh keluarga besar Tete Manahani, mulai dari orang tua, generasi muda, hingga anak-anak. Seluruh keluarga mengikuti kegiatan dengan penuh kebersamaan, kekhusyukan, dan suasana kekeluargaan.
Aroha yang dilaksanakan di Rumah Tua memiliki makna penting bagi keluarga besar Tete Manahani. Selain menjadi wadah untuk memanjatkan doa dan rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk kembali berkumpul, memperkuat ikatan kekeluargaan, serta menjaga hubungan antar anak cucu dengan rumah asal keluarga.

Dalam tradisi masyarakat Maluku, Rumah Tua bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol sejarah, identitas, dan ikatan keluarga yang diwariskan oleh para leluhur. Melalui kegiatan Aroha, keluarga besar tetap menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan mempererat hubungan antaranggota keluarga.
Selain rangkaian Aroha, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan acara ambil rambut. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah kehidupan serta sebagai doa bersama agar anak yang menjalani prosesi tersebut selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan tumbuh menjadi anak yang baik.
BACA JUG : Menelusuri Jejak Asal Nama Liaela: Dari Mana Nama Ini Berasal?
Setelah rangkaian doa dan prosesi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Seluruh keluarga berkumpul dan menikmati hidangan yang telah disiapkan dalam suasana penuh keakraban. Kebersamaan tersebut semakin terasa ketika seluruh anggota keluarga saling bersalaman, mulai dari orang tua hingga anak-anak, sebagai bentuk penghormatan, kasih sayang, dan mempererat hubungan kekeluargaan.
Melalui kegiatan Aroha ini, anak cucu Tete Manahani terus berupaya menjaga tradisi keluarga, mempererat tali persaudaraan, serta meneruskan nilai-nilai adat dan keagamaan kepada generasi berikutnya.




Leave a Reply