Q2 Lantera Ilmiah Institute · Media Informasi & Ilmiah
Menghubungkan informasi akademik, kegiatan masyarakat, kesehatan, pendidikan, dan publikasi ilmiah dalam satu portal.
Bagikan Berita: Facebook · WhatsApp · Twitter
Kesehatan

Edukasi Tanda Bahaya Kehamilan, Tim PkM Universitas Kader Bangsa Dorong Ibu Hamil Lebih Peduli terhadap Pemeriksaan ANC di Klinik Anisa Banyuasin

BANYUASIN, Q2LII NEWS — Upaya meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan terus dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tim dari Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Kebidanan dan Keperawatan Universitas Kader Bangsa melaksanakan kegiatan edukasi mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan dan pentingnya kepatuhan melakukan Antenatal Care (ANC) kepada ibu hamil di Klinik Anisa Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan ini mengangkat tema “Hubungan Tingkat Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care (ANC) pada Ibu Hamil di Klinik Anisa Kabupaten Banyuasin Tahun 2025” sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu hamil, mengenai pentingnya deteksi dini risiko kehamilan.

Ketua pelaksana kegiatan, Bdn. Bina Aquari, SST., SKM., M.Kes, bersama anggota tim Ameylia dan Abel Sutriani, melaksanakan kegiatan PkM dengan memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil di Klinik Anisa Kabupaten Banyuasin.

Dalam kegiatan tersebut, ibu hamil diberikan pemahaman mengenai berbagai tanda bahaya kehamilan yang perlu dikenali sejak dini, seperti perdarahan, sakit kepala hebat, gangguan penglihatan, pembengkakan tidak normal, keluarnya cairan dari jalan lahir, berkurangnya gerakan janin, hingga nyeri perut hebat. Pengetahuan mengenai tanda bahaya tersebut menjadi langkah awal agar ibu dapat segera mencari pertolongan kesehatan ketika mengalami kondisi yang berisiko.

Ketua tim PkM menyampaikan bahwa edukasi kepada ibu hamil menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan komplikasi kehamilan.

“Pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan sangat penting karena dengan mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini, ibu dapat segera melakukan pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang tepat. Melalui kegiatan ini kami berharap ibu hamil semakin memahami pentingnya melakukan pemeriksaan ANC secara rutin,”
ujar Bdn. Bina Aquari, SST., SKM., M.Kes.

Berdasarkan hasil pengumpulan data dalam kegiatan ini, masih terdapat tantangan dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan Antenatal Care (ANC). Laporan menunjukkan bahwa 66,7 persen responden belum melakukan ANC sesuai standar, sedangkan 66,7 persen responden memiliki tingkat pengetahuan kurang mengenai tanda bahaya kehamilan. Selain itu, sebanyak 30,6 persen responden menunjukkan sikap negatif terhadap pentingnya pemeriksaan ANC.

Salah satu peserta kegiatan juga menyampaikan bahwa edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan memberikan pemahaman baru mengenai kondisi yang harus diperhatikan selama masa kehamilan.

“Sebelumnya saya mengetahui beberapa tanda bahaya seperti perdarahan, tetapi setelah mengikuti penyuluhan ini saya menjadi lebih memahami bahwa ada tanda lain yang juga harus diperhatikan dan tidak boleh dianggap sepele.”
ujar salah satu peserta ibu hamil.

Melalui kegiatan ini, tim PkM berharap ibu hamil tidak hanya memahami pentingnya pemeriksaan kehamilan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk melakukan ANC secara rutin. Pemeriksaan ANC merupakan pelayanan kesehatan selama kehamilan yang bertujuan memantau kondisi ibu dan janin serta mendeteksi kemungkinan komplikasi sejak dini.

Klinik Anisa Kabupaten Banyuasin dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menyediakan berbagai pelayanan kesehatan ibu, termasuk pelayanan Antenatal Care (ANC), pelayanan ibu bersalin, pelayanan ibu nifas, imunisasi, pelayanan kesehatan reproduksi, dan keluarga berencana.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Kader Bangsa menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi berbasis kebutuhan lapangan. Diharapkan kegiatan edukasi kesehatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga pengetahuan ibu hamil meningkat dan kepatuhan terhadap pemeriksaan ANC semakin optimal.

Sabda Wahab
Q2LII News · Q2 Lantera Ilmiah Institute

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait